Jumat, September 11, 2020

Hari ke-36_Guyon dan Bully

ada seloroh yang dulu ada di kosan kami
sebelum bisa bebas "misuhi" maka berarti kita belum akrab dalam berteman
dolanmu kurang adoh, balimu kurang wengi
begitu semboyannya



bagi kami para mahasiswa, yang memang sudah banyak berteman dan mengalami masalah mungkin masalah ini tidak begitu besar
guyonan, pisuhan bahkan debat sangat mewarnai kehidupan mahasiswa

namun, hal tersebut jika dialami oleh siswa di tingkat dasar atau menengah pertama akan menjadi sangat berbeda
banyak dari mereka belum siap untuk menyikapi hal ini
ketika salah satu temannya bermaksud untuk guyon, bisa jadi tidak diterima sebagai sebuah guyonan
bisa jadi menjadi sebuah ejekan atau bullying

hal ini perlu disikapi dengan baik oleh guru, orang tua dan orang dewasa di sekitar siswa
perlu dipahami, bahwa guyonan bahkan yang sederhana panggilan yang merujuk pada body shaming misalnya karena dia gendut dipanggil Ndut 
bisa jadi, hal ini tidak berkenan pada siswa yang bersangkutan sehingga menurunkan percaya diri, menurunkan semangat belajar bahkan menurunkan keinginan untuk berprestasi

sederhananya seperti itu
bingung mau nulis yang sulit sulit
intine pokoke kui yaaa

hahahaa

hariketigapuluhenam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar